Kamis, 31 Maret 2016

Prepositions & Common Combination and Prepositions





PREPOSITIONS

AT 

  1.      Used to poin out spesific time

·         I will come to your house at 02.00 a.m.
·         They will go to school at 07.00 a.m.

     
                    2.    Used to indicate a place
·         she said  jackson will meet you at central park.

3        3.    Used to indicate an email address
·         Can you email me at jdndmks@yahoo.com?

4        4.    Used to indicate an activity
·         She really good at cooking but she must learn sewing.



COMMON COMBINATION  AND PREPOSITION

1.      Verbs and preposition are also used in common phrases. The verb generally goes in font of the preposition

         ·         You should agree with your parent about your school.
         ·         It’s hard to fall in love with someone else.

2.      The verb and preposition may be separated, especially if the sentence is formally written so the preposition isn’t at the end.
                ·         Please can you explain about your presentation



Reference:
http://www.talkenglish.com/grammar/prepositions-on-at-in.aspx

http://www.grammarly.com/handbook/grammar/prepositions/9/common-verb-and-preposition-combinations/

Kamis, 17 Maret 2016

Commonly Misused Words and Confusing Related verbs






Commonly Misused Words

1.            Council  –  Counsel
Council is group of people that assembles for discussion
Counsel means advice or guidance.
Example: 
·         The Counsil works  as a volunteer in africa for 6 days
·         The students need counsel from their teacher

2.             Accept     Except
Accept is a verb that means to receive.
Except is a preposition that means excluding.
Example:
·         Do you accept my email?
·         Except he wasn’t going to school

3.            Than   Then
Than(CONJUNCTION; used to show comparison)
Then (ADVERB; at that time)
Example:
·          I hope she better  than me

·         Then i saw her a few days  ago in seoul

4.            Peak —  Peek
Peak(ADJECTIVE or NOUN; highest point; top)
Peek (NOUN; a glance)
Example:
·          I can reach peak score if i study with him
·         She play’s  peek-a-boo with her son


Confusing Related verbs

1.       I — Me
I (PRONOUN; a subject of a clause or a complement pronoun)
Me (PRONOUN; a direct object, an indirect object, or an object of a preposition)
Example:
·         I think the answer will still be the same
·          Tell me if you need money

2.           Your — You’re
Your (PRONOUN USED AS ADJECTIVE; possessive form of you)
You’re (PRONOUN + VERB; contraction of you are)
·         Tell your kitchen staff i’m ready for lunch now
·         You’re allways with jackson

3.           Who’s  Whose
Who’s (PRONOUN + VERB; a contraction of who is)
Whose (PRONOUN USED AS ADJECTIVE; possessive form of who)
Example:
·         Who’s making this cake?
·         The dentist is with a child whose teeth are causing some problems

4.           Weather — Whether
Weather  (VERB; to bear up against. NOUN; the state of the atmosphere)
Whether (CONJUNCTION; an introduction of alternatives)
Example:
·         Do you know whether  he coming or not?
·         Today the weather is very nice


Reference:
https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwje8pm4_8fLAhWCSo4KHRHoBJYQFggaMAA&url=http%3A%2F%2Fwww.csus.edu%2Findiv%2Fe%2Festenson%2FArchive%2FMGMT%2520102%2FHOW%2FHOW%252012%2520Confused-Missused.pptx&usg=AFQjCNECEyBmsA97n2LmYfCRP4qP9mU06w&sig2=aqUEMds_Zr7AvZ4Wq37d5A

https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwi7-MrB_8fLAhWDWY4KHQQeB98QFggaMAA&url=https%3A%2F%2Fwww.liberty.edu%2Fmedia%2F2030%2FCommonly%2520Misused%2520Words.doc&usg=AFQjCNENdTwyYqMVx6Gsyo-fn6C7mecsIg&sig2=Kdkwb1lMmimu1VzjuUFb4A

Minggu, 29 Juni 2014

Impor Pangan Makin Leluasa



JAKARTA, KOMPAS.com - Struktur pajak di Indonesia belum mampu menjadi instrumen bagi terciptanya ketahanan pangan nasional. Sebaliknya, pajak justru memberikan keleluasan bagi masuknya produk pangan impor sehingga melemahkan daya saing produk pangan lokal.

Hal itu terungkap dalam dialog bisnis Prasetiya Mulya, Rabu (5/3/2014), di Jakarta, dengan tema ”Food Security for Nation Sovereignty: The Strategic Importance of Supply Chain Competitiveness”.

Sebagai pembicara Direktur PT Indofood Sukses Makmur Franciscus Welirang, Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional Winarno Tohir, dan Ketua Center for Asian Supply Chain Competitiveness Prasetiya Mulya Sihot Simangunsong.

Franciscus mengatakan, untuk membangun daya saing di sektor pangan, tidak mungkin kita mengandalkan panas matahari. Hal itu terutama terkait penanganan atau pengeringan komoditas pertanian sesudah panen.

”Namun, yang terjadi dalam UU Pajak, begitu kita menggunakan mesin, langsung dikenai PPN 10 persen,” katanya. Padahal, penanganan komoditas sesudah panen tidak menambah harga barang atau hanya untuk memperlama waktu penyimpanan agar kualitasnya bisa terjaga.

Akibatnya, industri sesudah panen tidak pernah berkembang, seperti pengeringan menggunakan cara tradisional yang kualitas hasilnya bisa berbeda-beda.

Padahal, sesudah panen, tak hanya butuh teknologi pengeringan. Ada mesin penentuan ukuran, dan pembekuan, tetapi semua tak berkembang.

”Siapa yang mau bayar 10 persen PPN itu?” katanya. Padahal, penanganan sesudah panen merupakan rangkaian penting dalam rantai pasok pangan nasional.

Pada komoditas hortikultura, penggunaan ruang pendingin juga dikenai pajak. Akibatnya, tidak ada investasi ke sana. Pada ikan, penggunaan mesin potongan daging (fillet) juga dikenai PPN.

”Pada produk pertanian Indonesia tidak ada istilah pajak keluaran, yang ada pajak masuk. Kalau impor pajak keluaran kita bayar, pajak masukan kecil. Akibatnya, lebih murah impor daripada memproduksi sendiri,” ujarnya.

Ada bisnis

Franciscus mengungkapkan, pada setiap komoditas, ada bisnis yang bisa dikembangkan pada setiap mata rantai pasok. Potensinya besar karena peluang bisnis bisa masuk pada semua rantai pasok, misalnya sarana produksi pertanian, seperti pupuk, pestisida, lahan pertanian, dan pembibitan.

Di sektor transportasi ada pengiriman, penyimpanan, dan asuransi. Di pelabuhan, ada penanganan, pergudangan, dan pengemasan ulang.

Simangunsong mengatakan, rantai pasok sangat berpengaruh dalam meningkatkan daya saing produk pangan. Pemerintah setidaknya perlu memperhatikan kinerja tiga kriteria daya saing infrastruktur, meliputi proses kepabeanan, infrastruktur komunikasi, dan infrastruktur transportasi.

Winarno mengatakan, rantai pasokan pangan bisa menimbulkan pertumbuhan nilai tambah yang besar, tetapi juga bisa menambah biaya. Rantai pasokan pangan dari petani sampai konsumen belum tertata baik. (MAS)

sumber:
http://lipsus.kompas.com/kementan/read/2014/03/06/0741420/Impor.Pangan.Makin.Leluasa.